MENGAPA KAU BUNUH SUARA REVOLUSI?
KARYA: ADIT ADRIANSYAH
RESENSI OLEH : ASTRIA RIZKA LATIFAHSARY
Judul :
MENGAPA KAU BUNUH SUARA REVOLUSI?
Penulis :
Adit Ardiansyah
Pementas Teater :
Kelas XI IPS 5 [ Socialhood ]
Waktu Pementasan :
Selasa, 17 Mei 2022
Durasi Teater :
40-45 Menit
Tempat Pementasan :
Di Kelas XI IPS 5 SMAN Tanjungsari
Penonton :
Guru Seni Budaya dan siswa/i SMAN Tanjungsari
Pemeran :
1. Adit Adriansyah : Topan
2. Deswin Abdurrahman : Ustman
3. Cucu Nurdiansyah : Budi
4. Via Pebriana : Halimah
5. Isti Nursopa : Siti
6. Athiyya Salsabila : Pemerintah
7. Rizki Rahma Fadya
8. Azra Tri
9. Fella Dwi
10. Peni Rahmawati
11. Aisyah Nur
12. Nurwida
13. Elsa Nurliyah
14. Fauzi
2. Deswin Abdurrahman : Ustman
3. Cucu Nurdiansyah : Budi
4. Via Pebriana : Halimah
5. Isti Nursopa : Siti
6. Athiyya Salsabila : Pemerintah
7. Rizki Rahma Fadya
8. Azra Tri
9. Fella Dwi
10. Peni Rahmawati
11. Aisyah Nur
12. Nurwida
13. Elsa Nurliyah
14. Fauzi
INTI / ISI DARI PEMENTASAN :
Dalam teater yang berjudul "MENGAPA KAU BUNUH SUARA REVOLUSI" yang dipentaskan oleh kelas 11 IPS 5 ini mengisahkan tentang beberapa masyarakat dari latar
belakang yang berbeda mengeluh atas kehidupan yang tidak mereka harapkan karena
kinerja pemerintah yang menyimpang sehingga membuat pihak pihak tersebut merasa
dirugikan serta tidak mendapatkan keadilan. Hal ini mendorong mereka melakukan
aksi demonstrasi di hadapan pemerintah. Dimulainya strategi para pendemo untuk menyuarakan aspirasinya di depan pemerintah. Hal ini menimbulkan terjadinya demo dengan bersatunya para masyarakat dari berbagai daerah yang Bersatu menjadi sebuah kesatuan meskipun berbeda agama, ras, suku. Puncak konflik dimulai saat dieksekusinya
tokoh Topan oleh tangan pemerintah setelah menyuarakan suara yang mengkritik realita pemeritahan.
KELEBIHAN :
Kelebihan teater ini dari jika dilihat dari segi pemeranan sungguh luar biasa, karena para aktor memerankan perannya dengan penjiwaan yang begitu bagus. Penataan lighting dan juga dari pemilihan musik pun sesuai dengan situasi yang sedang terjadi. Dari segi pakaian pun sesuai dengan tokoh yang sedang diperankan. Ada pula aktor perempuan yakni Athiyya sebagai pemerintah yang memerankan tokoh pria, mengenakan jas hitam, kopeah, dan kumis dengan gerak geriknya yang menjiwai tokoh pria. Lalu properti yang digunakan tidak begitu banyak namun sangat spesifik sehingga penonton tidak kebingungan.
KEKURANGAN :
Kekurangan teater ini yakni dari gaya bahasa yang digunakan begitu rumit dan sangat puitis dari awal hingga akhir penampilan, sehingga penonton kebingungan dan susah untuk memahaminya. Lalu untuk ruangan yang digunakan masih begitu banyak cahaya yang masuk dan cukup mengganggu, karena apabila tidak ada cahaya yang masuk mungkin saja penonton akan jauh lebih merasakan suasana yang diperankan.
KESATUAN:
Dari kesatuan, teater ini telah memiliki unsur kesatuan. Hal ini dapat dilihat dari setting panggung yang sesuai dengan jalannya cerita.
KESELURUHAN :
Secara keseluruhan teaternya bagus dan menarik untuk ditonton. Semua pemeran bermain dengan sangat bagus, settingnya dan lightingnya pun juga sesuai dengan situasi.
KESIMPULAN :
Jadi dari pementasan teater ini dapat disimpulkan bahwa dari keseluruhan teater yang sudah dipentaskan oleh 11 IPS 5 sangat bagus. Dapat diambil pula pelajaranya yakni jangan tergesa-gesa untuk mengambil tindakan dan janganlah pernah mengucapkan janji bila tidak bisa menepati, lalu jangan menunda harapan bila tidak bisa melakukan.

π₯°π₯°π₯°π
BalasHapusπ€©ππΌ
BalasHapusππ
BalasHapuswaaahπ
BalasHapusππ»ππ»ππ»
BalasHapusWawwπ€©
BalasHapusWihh manteuppπ€π
BalasHapus(≧▽≦)keren
BalasHapuskereenn as lengkap!
BalasHapusπππ
BalasHapusππππ
BalasHapusLengkap banget yaa penyampaiannya
BalasHapusππ
BalasHapusππππ
BalasHapusTengok kanan tengok kiri
Keren banget bikin iriπ